
Selasa, Juli 28
Prambanan Temple: Yogya Trip

Rabu, Juli 8
Pagoda Avalokitesrvara: Semarang Icon Series

Kamis, Juni 11
Pura Uluwatu at Sunset: Bali Trip Series

Senin, Mei 18
Water Dance: Bali Trip Series

Canon EOS 450D
Di ALASKA

Senin, April 27
Tebing Karang Ulu Watu: Bali Trip Series

Travelling Photography: Bali Trip
1. Travel Light: Jangan bawa terlalu banyak....BERAT!!!!! Emang waktu siapkan backpack kayaknya semua lensa "harus" dibawa; jangan sampai ada moment, tapi gak bawa lensa yang pas buat eksekusi. Tapi..akibatnya ..baru terasa setelah kita harus menggendong backpack itu kemana-mana. Sebelum berangkat udah ditimbang: 
Demi sebuah angle..emang semua posisi harus dicoba. Untung ada driver (pak sopir) merangkap guide dan bodyguard yang siap mengusir kera2 nakal ...dan hasilnya lumayan juga kok..

2. Make a schedule!! ..bikin jadwal dan rencana perjalanan. Harus bisa bedakan antara liburan sekalian hunting foto, dengan betul-betul niat hunting foto di tempat yg eksotik (travelling photography). Kalau sambil liburan jelas sulit mengatur jadwal, karena:

3. Bawa TRIPOD. Meskipun berat dan besar (ini udah bawa travelling Tripod yang panjang cuma 45 cm kalo dilipat dan berat 2,5 kg) tapi ternyata emang banyak banget gunanya. Selain buat ambil family pics, juga buat foto sunset,night shoot dan slow speed..jadi ya mau gak mau mesti bawa.

4. Buat family pics..jauh lebih praktis pakai camera pocket dibanding pakai DSLR. Jadi ya bawa dua kamera..pakai DSLR kalo moment dan suasana betul2 pas..soalnya agak ribet ngaturnya...kamera pocket buat foto dokumentasi aja udah cukup..
OK..sedikit pengalaman travelling photography..atau lebih tepatnya liburan sambil hunting foto. Hasil foto segera menyusul..sedang masuk kamar gelap digital...
Thanks to my beloved wife and son yang udah dengan sabar nungguin suami dan ayahnya sibuk utak utik kamera dan cari angle..meskipun dengan sedikit cemberut..hehehe...
Senin, April 6
Marina Beach: Semarang Icon Series

Minggu, April 5
Akhirnya..punya juga lensa Canon 70-200 F4/L IS USM
Selasa, Maret 31
Blenduk Church At Night: Semarang Icon Series

Senin, Maret 23
Great Mosque Under The Blue Sky: Semarang Icon Series
Masih mengeksplorasi kemegahan Masjid Agung Semarang..Langit biru berawan dan arah cahaya matahari pas banget buat coba filter CPL. Butuh sedikit kesabaran buat dapat center point yang simetrisd ari bangungan masjid dan payung raksasa yang sedang menguncup..untung bawa tripod...kalau gak alamat bakal miring deh horisonnya...Sedikit koreksi distorsi vertikal pakai PS..tapi tetep gak bisa tegak banget......Presented in HDR.Basic Weekend Class at Darwis Triadi School of Photography (DTSOP)
Akhirnya..kesampaian juga niat buat "belajar" ilmu fotografi. Sebenarnya udah banyak baca buku-buku tentang fotografi....tapi rasanya penasaran banget...apa sih yang sebenarnya diajarin di sekolah khusus fotografi...apalagi punyanya sang maestro fotografi Indonesia...Darwis Triadi School of Photography (DTSOP)...Learning From The Best..itu slogannya....apa bener iya ya..(heheh..termakan iklan ceritanya..)DATA TEKNIS: Canon EOS 450 D. Lensa Canon EF 25-105mm/f4.0 L IS. Aperture: f/4.0. Shutter Speed: 1/125 ISO:400
DATA TEKNIS: Canon EOS 450 D. Lensa Canon EF 25-105mm/f4.0 L IS. Aperture: f/4.0 Shutter speed: 1/600 ISO: 200
Day Two
Mulai lagi dengan teori..terutama tentang cahaya..quality of light. Lumayan banyak pengetahuan baru yang didapat, bagaimana kita menilai kualitas cahaya dan efek cahaya terhadap objek yang kita foto…bisa bikin objek tampak lembut atau angkuh, tonal kulit bisa tampak halus atau kasar, melangsingkan tubuh..banyak deh..
Terus tentang komposisi..kalau ini banyak yang sama dengan di buku fotografi...emang sense of art-nya harus maen di sini..kalo gak punya sama sekali... ya payah deh....
Horeee.........praktek jepret agak banyak porsinya hari ini...bosen duduk di kelas terus...
Foto hasil praktek still life outdoor:
DATA TEKNIS: Canon EOS 450 D. Lensa Canon EF 25-105mm/f4.0 L IS. Aperture: f4.0 Shutter speed: 1/20 ISO: 400
Foto hasil praktek panning (objek tampak bergerak dengan background blur):
DATA TEKNIS: Canon EOS 450 D. Lensa Canon EF 25-105mm/f4.0 L IS. Aperture: f/11.0 Shutter Speed: 1/15. ISO:400
Lagi asyik-asyiknya jepret..tahu tahu hujan...wadoww..langsung pada berhamburan menyelamatkan diri..Instruktur langsung teriak: "Run for your life...jangan sampai kamera basah...!!!" Hehehe..badan boleh basah..kamera..jangan sampai...!!!
Foto hasil praktek freeze (membekukan gerak dengan fast shutter speed):
DATA TEKNIS: Canon EOS 450 D. Lensa Canon EF 25-105mm/f4.0 L IS. Aperture: f/4.0 Shutter Speed: 1/2000. ISO:1600

Foto hasil praktek slow shutter speed:
DATA TEKNIS: Canon EOS 450 D. Lensa Canon EF 25-105mm/f4.0 L IS. Aperture: f/8.0 Shutter Speed: 8 seconds. ISO:100
Foto hasil praktek foto model (mengenali efek cahaya pada wajah): DATA TEKNIS:Canon EOS 450 D. Lensa Canon EF 25-105mm/f4.0 L IS Aperture: f/4.0 Shutter Speed: 1/25 ISO:800
DATA TEKNIS:Canon EOS 450 D. Lensa Canon EF 25-105mm/f4.0 L IS Aperture: f/4.0 Shutter Speed: 1/80 ISO:400
DATA TEKNIS: Canon EOS 450 D. Lensa Canon EF 25-105mm/f4.0 L IS Aperture: f/4.0 Shutter Speed: 1/80 ISO:800
DATA TEKNIS: Canon EOS 450 D. Lensa Canon EF 25-105mm/f4.0 L IS Aperture: f/4.0 Shutter Speed: 1/20 ISO:800Paling semangat waktu sesi foto model....soalnya kita harus interaktif dengan modelnya..mengarahkan gaya yang kita mau. Seperti yang instruktur bilang "Model emang cakep..tapi dia bukan paranormal..kalo kita gak ngomong....mana tahu dia harus lihat ke mana..senyum atau gak.."
Thanks buat my beloved wife and son who always support me..(lov u honey…)..
My parents and my big brother.. yang setia ngantarin dan jemput ke tempat kursus..(hiks hiks terharu nih..tahu sendiri kan Jakarta macetnya bikin orang stress…hehehe…thanks a lot…)
Dinner at American Grill with My Family


